Ponorogo - Adi Saputra (14), pelajar asal Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Ponorogo yang dilaporkan hilang sejak Jumat (7/2) ditemukan tewas di dalam sumur tua. Korban ditemukan di sumur tersebut pada Minggu malam.
Sumur tempat korban ditemukan berada sekitar 100 meter yang berada di sebelah utara rumahnya. Sumur itu diketahui memiliki kedalaman kurang lebih mencapai 40 meter.
Pamapta I Polres Ponorogo Ipda John Anderson Batara Aryasena mengatakan pihaknya menerima laporan temuan mayat pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
"Kami mendapatkan laporan awal bahwa ada mayat ditemukan di dalam sumur di Dukuh Gupit, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Kami langsung ke lokasi," kata Ipda John, Senin (9/2/2026).
Setibanya di lokasi, polisi melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bulu Lor serta BPBD Ponorogo untuk proses evakuasi.
"Kami lakukan koordinasi untuk evakuasi bersama karena sumurnya cukup dalam, sekitar 40 meter," jelasnya.
Sebelum ditemukan, warga melakukan pencarian dengan tradisi buk-buk teng. Saat pencarian berlangsung, warga mencium bau menyengat dari arah sumur tua di dekat rumah korban.
"Salah satu warga melihat ke dalam sumur menggunakan senter dan mendapati korban sudah dalam keadaan mengapung, lalu dilaporkan ke kami," tegasnya.
Berdasarkan laporan Polsek Jambon, Adi terakhir terlihat pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB usai pulang sekolah. Korban sempat berganti pakaian sebelum pergi lagi tanpa pamit.
"Setelah dicari sejak Jumat pukul 11.00 WIB, korban baru ditemukan Minggu sekitar pukul 22.30 WIB dan kami langsung melakukan TPTKP serta evakuasi berkoordinasi dengan BPBD," pungkas Ipda John.
Penulis; Charolin Pebrianti
No comments: