Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan menggeser sejumlah aktivitasnya ke wilayah timur Rusia di tengah meningkatnya serangan drone Ukraina yang menyasar Moskow dan sejumlah wilayah lain.
Laporan tersebut muncul setelah Rusia mengklaim menghadapi salah satu gelombang serangan drone terbesar sejak perang dengan Ukraina berlangsung. Kondisi ini kembali menyoroti meningkatnya kemampuan Ukraina melakukan serangan jarak jauh ke wilayah Rusia.
Saluran Telegram independen Rusia, Mozhem Obyasnit, melaporkan bahwa Putin disebut telah berada di wilayah Siberia dan Timur Jauh Rusia. Informasi tersebut kemudian dikutip sejumlah media internasional.
Namun, belum ada konfirmasi resmi dari Kremlin yang menyatakan bahwa Putin berpindah lokasi secara khusus untuk menghindari serangan drone Ukraina.
Aktivitas Putin Disebut Bergeser ke Timur Rusia
Menurut laporan tersebut, jadwal kegiatan publik Putin belakangan lebih banyak menampilkan agenda di wilayah Siberia dan Timur Jauh.
Mozhem Obyasnit bahkan menyebut lokasi sejumlah pertemuan Putin tetap ditampilkan sebagai Moskow, meski aktivitas sang presiden disebut berlangsung dari wilayah lain.
Laporan lain dari Novaya Gazeta juga menyebut adanya pengamanan ketat selama kunjungan Putin ke Novosibirsk. Warga yang berada di sepanjang jalur konvoi dilaporkan diminta tetap berada di dalam rumah.
Meski demikian, informasi mengenai alasan sebenarnya di balik perubahan lokasi kegiatan Putin belum dapat dipastikan secara independen.
Rusia Klaim Hancurkan Ratusan Drone Ukraina
Di tengah munculnya laporan tersebut, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil menghancurkan ratusan drone Ukraina dalam serangan semalam hingga Minggu pagi.
Menurut laporan Reuters yang dikutip dalam data tersebut, Rusia mengklaim telah menghancurkan 822 drone Ukraina.
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan sekitar 600 drone diarahkan menuju ibu kota Rusia. Sebagian di antaranya berhasil dicegat sebelum mencapai wilayah perkotaan.
Serangan tersebut juga dilaporkan berdampak pada sejumlah fasilitas di sekitar Moskow.
Gubernur wilayah Moskow Andrei Vorobyov menyebut seorang pria berusia 83 tahun meninggal dunia di Podolsk setelah sebuah drone menghantam fasilitas milik Wildberries.
Serangan tersebut menunjukkan bahwa perang Rusia-Ukraina tidak hanya berlangsung di garis depan, tetapi semakin menjangkau wilayah yang sebelumnya relatif jauh dari medan pertempuran.
Ekonomi Rusia Ikut Tertekan
Meningkatnya serangan drone juga berpotensi memberikan tekanan terhadap aktivitas ekonomi dan infrastruktur Rusia.
Fasilitas Wildberries di Koledino, dekat Moskow, dilaporkan mengalami kebakaran setelah terkena serangan. Gudang tersebut disebut memiliki luas sekitar 200.000 meter persegi.
Ukraina sebelumnya berulang kali melakukan serangan terhadap fasilitas yang dianggap memiliki keterkaitan dengan kepentingan ekonomi maupun militer Rusia.
Di sisi lain, tekanan terhadap Rusia tidak hanya datang dari serangan udara. Sejumlah pejabat dan ekonom Rusia juga mulai menyampaikan kekhawatiran mengenai kemampuan negara tersebut mempertahankan perang dalam jangka panjang.
Ekonom Rusia Soroti Persaingan Teknologi
Andrei Klepach, kepala ekonom Vnesheconombank dan mantan pejabat pemerintah Rusia, dilaporkan menyampaikan pandangan kritis mengenai kondisi ekonomi negaranya dalam sebuah forum di Moskow.
Ia menilai Rusia menghadapi tantangan serius dalam persaingan teknologi dan ekonomi global.
“Kita sedang kalah dalam persaingan teknologi maupun ekonomi di tingkat global,” ujar Klepach sebagaimana dikutip The Moscow Times.
Ia juga menilai perang berkepanjangan memberikan beban ekonomi yang semakin besar bagi Rusia.
Laporan mengenai kondisi Klepach setelah pernyataan tersebut juga beredar di sejumlah media, tetapi informasi mengenai dugaan pemberhentiannya perlu diverifikasi lebih lanjut melalui sumber resmi.
Serangan Drone Jadi Tantangan Baru Moskow
Gelombang serangan drone ke Moskow memperlihatkan perubahan pola perang Rusia-Ukraina. Kemampuan Ukraina menjangkau wilayah jauh di dalam Rusia membuat keamanan ibu kota dan pusat-pusat ekonomi menjadi perhatian baru bagi Kremlin.
Sementara itu, kabar mengenai pergeseran aktivitas Vladimir Putin ke Siberia masih harus dilihat secara hati-hati karena belum terdapat konfirmasi resmi bahwa langkah tersebut berkaitan langsung dengan ancaman serangan drone.
Kata kunci SEO: Vladimir Putin, Putin Siberia, serangan drone Ukraina, Moskow diserang drone, Rusia Ukraina, serangan drone Rusia, Kremlin, perang Rusia Ukraina, Siberia Rusia, Vladimir Putin terbaru.
No comments: