Angka kemiskinan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, semakin berkurang menurut Badan Pusat Statistik (BPS).
Data terbaru BPS menunjukkan pada rentang Maret 2025-Maret 2026, angka kemiskinan di Jember menurun dari 8,67 persen pada periode sebelumnya menjadi 8 persen.
Ada penurunan absolut jumlah warga miskin sebanyak 15.990 jiwa dari 216.760 jiwa menjadi 200.770 jiwa dari total populasi di Kabupaten Jember. Ini angka kemiskinan terendah selama sepuluh tahun terakhir.
“Alhamdulillah, angka kemiskinan di Kabupaten Jember mengalami penurunan yang lumayan signifikan dan sudah on the track. Walaupun kita tahu bahwa data kemiskinan inti cut off di bulan Maret 2026,” kata Bupati Muhammad Fawait kepada Beritajatim.com, Selasa (20/10/2026) pagi.
Fawait percaya angka kemiskinan ini akan semakin turun pada 2027, dengan banyaknya program pembangunan Pemkab Jember dan pemerintah pusat. “Selain dari belanja pemerintah, program-program pemerintah yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang ujungnya untuk pengentasan kemiskinan, ada program-program unggulan Kabupaten Jember yang sangat mempengaruhi,” katanya.
Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Airlangga ini menyebut program layanan kesehatan semesta Universal Health Coverage Prioritas memiliki dampak paling terasa. Melalui UHC, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) warga miskin ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember sejak April 2025.
“Salah satu pengeluaran paling besar adalah kesehatan. Tentu UHC pasti berpengaruh signifikan untuk penurunan kemiskinan. Dampak program kesehatan seperti homecare dan Mobil Cinta pasti nanti akan masuk dan terlihat pada angka kemiskinan 2027,” kata Fawait.
Beasiswa Cinta Bergema dipercaya akan semakin menurunkan angka kemiskinan juga. Untuk 2026,. Pemkab Jember menggelontorkan anggaran sebesar Rp59 miliar yang menyasar 4.200 mahasiswa asal Jember yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi dalam negeri.
Peningkatan investasi di sektor riil juga ikut mengurangi angka kemiskinan. “Secara teori, investasi akan mengurangi angka kemiskinan,” kata Fawait.
![]() |
| Gabung Shopee Affilate |
Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal pada 19 Januari 2026, nilai investasi di Jember menunjukkan peningkatan sebesar 70,2 persen dari Rp1,51 triliun pada 2024 menjadi 2,57 triliun pada 2025.
Keberhasilan ini tak membuat Fawait berpuas diri. “Saya selalu sampaikan dalam kampanye sebelum jadi bupati, salah satu concern kami adalah pengentasan kemiskinan. Jember yang selama ini dikenal angka kemiskinannya salah satu yang terbesar secara absolut di Jawa Timur, mudah-mudahan kita bisa terus tekan,” kata Fawait.
Menurut Fawait, saat ini Jember sudah mengarah pada kategori kabupaten dengan tingkat kemiskinan rendah. “Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat untuk melaksanakan program-program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember,” katanya.
Salah satunya adalah program bedah rumah tidak layak huni. “Tahun 2025 kita bedah rumah sekitar 200 unit. Tahun ini kurang lebih dua ribu rumah. Tentu ini akan mengurangi kemiskinan signifikan. Kami akan terus berjuang dan kami yakin insyaallah lima tahun ke depan angka kemiskinan di Jember akan berkurang signifikan,” kata Fawait,
![]() | |
| KARMUT CALIFORNIA 150 X 190 PENTAGON SUMBER : https://beritajatim.com/angka-kemiskinan-di-jember-turun-tersisa-200-ribu-jiwa |
Reviewed by wongpasar grosir
on
10:21 AM
Rating:




No comments: