Tiga pemuda diamankan polisi setelah diduga membobol dua sekolah di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Mereka diduga menyasar TK Jabon di Kecamatan Mojoanyar dan SDN Mlaten di Kecamatan Puri. Akibat aksi pencurian tersebut, pihak sekolah diperkirakan mengalami kerugian total mencapai Rp50,2 juta.
Ketiga pemuda yang diamankan masing-masing Yugantara Putra Pratama, 18, warga Desa Wonokusumo, Kecamatan Mojosari; Nadisa Rohman, 21, warga Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal; serta Septian Aynur Rhoqman, 22, warga Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto, Iptu Sukron Makmun, mengatakan pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut menyasar sejumlah perangkat elektronik milik sekolah. Barang-barang yang diduga diambil meliputi laptop, proyektor, dan printer.
“Kerugian pada TK Jabon Rp 18.500.000 dan SDN Mlaten sebanyak Rp 31.700.000,” ungkapnya, Jumat (23/10/2026).
Berdasarkan keterangan polisi, ketiga pemuda tersebut menjalankan aksinya pada dini hari. Dua orang bertugas mencongkel pintu masuk dan mengambil barang-barang dari dalam sekolah, sedangkan seorang lainnya mengawasi situasi dari atas sepeda motor.
Setelah berhasil mengambil barang elektronik, para pelaku diduga menjual hasil curian melalui marketplace di media sosial. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan ketiganya di lokasi berbeda.
![]() |
| Gabung Shopee Affilate |
“Ketiga pelaku diamankan di lokasi berbeda, bahkan salah seorang di antaranya ditangkap saat sedang tidur. Uang hasil kejahatan digunakan untuk beli makan dan dibelikan minuman beralkohol. Ketiganya bukan residivis. Saat ini, ketiganya telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” katanya.
Polisi masih mendalami kasus pencurian yang menyasar fasilitas pendidikan tersebut, termasuk menelusuri barang-barang yang diduga telah dijual melalui platform daring. Informasi lain menyebutkan salah seorang pemuda tersebut baru keluar dari tempat rehabilitasi narkoba.
Reviewed by wongpasar grosir
on
2:47 PM
Rating:




No comments: